Modul Kewirausahaan (IV) Ketegasan dalam Aspek Produksi

Pendahuluan

Siste produksi  yang    bai haru mampu   menghasilkan produk sepertyang diharapkan. Umumnya suatu sistem diukur dengan kemampuan memproduksi dalam jumlah dan kualitas yang ditetapkan berdasarkan kebutuhan konsumen, kemampuan sumberdaya perusahaan serta harapan dari wirausahawan sebagai pemilik dan mungkin juga sekaligus sebagai manajer. Tahap awal dalam pelaksanaan proses produksi adalah merencanakan  produk yang akan diproduksi. Pada pembelajaran sebelumnya (Aspek Pemasaran) telah dirumuskan jenis produk yang akan dihasilkan sesuai  dengan potensi diri  yang dimiliki,  tentunya produk tersebut memiliki potensi/prospek  pasar yang memadaiGambaran mengenai karakteristik produk yang akan dihasilkan, memberikan kemudahan dalam menyusun kebutuhan bahan, tenaga kerja, mesin/peralatan, lokasi produksi dan biaya yang dibutuhkan dalam proses produksi. Dengan gambaran produk ini, juga akan memudahkan  dalam menetapkan sistem produksi yang akan diterapkan dalam menghasilkan produk yang dimaksud. Olehnya itu, dalam sistem produksi dikenal adanya 3 (tiga) komponen, yaitu masukan (input), proses dan keluaran (output). 


Berbagai literatur tentang produksi mendefenisikan produksi dengan gaya pengungkapan  yang berbeda-beda.  Istilah produksi sering digunakan dalam suatu organisasi untuk menghasilkan suatu keluaran atau output, baik berupa barang maupun jasa. Produksi dari sudut pandang kegiatan penciptaan produk seperti yang dikemukakan oleAssauri (1993) bahwa produksi merupakan kegiatan untumenciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasaDemikian pula defenisi yang dikemukakan oleh Reksohadiprojo  dan Gitosudarmo (2003)  bahwa  produksi adalah kegiatan untuk  menghasilkan barang-barang  dan  jasa-jasa sesuai dengan kehendak konsumen dalam hal jumlah, kualitas, harga serta waktu

Produksi tidak hanya menciptakan produk sebagai keluaran (output),  namun juga menggunakan berbagai faktor produksi sebagai masukan (input). Sebagaimana yang dikemukakan oleh Prawirosentono (1997) bahwa produksi adalah  membuat  atau menghasilkan produksi suatu barang dari berbagai bahan lainHal yang samjuga dikemukakan oleh Sofyan  (1999) bahwproduksi diartikan sebagai suatkegiatan ataproses yang mentransformasikan masukan menjadi keluaran atau dengan pengertian bahwa produksi mencakup setiap proses yang mengubah masukan menjadi keluaran yang berupa barang dan jasa.

Produksi  sebagai  suatu   proses diartikan  sebagai  cara, metode ataupun teknik bagaimana produksitu dilaksanakan atasuatkegiatan untuk menciptakan dan menambah kegunaan (Utilitysuatu barang dan jasaAhyari (1990) mengemukakan bahwa proses produksi adalah suatu cara, metode ataupun  teknik  menambah kegunaan  suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada.

Melihat  berbagai definisi yang teladiungkapkan diatas, maka dapat dirumuskan bahwa proses produksi dalam konteks kewirausahaan adalah merupakan kegiatan untuk menciptakan  atau  menambah  kegunaan suatu barang atajasa dengan menggunakan faktor-faktoproduksi seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku dan dana, agar menghasilkan produk yang dibutuhkan dan sesuai dengan yang diharapkan oleh konsumen.

Download selengkapnya di sini


NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
NEXT ARTICLE Next Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner

-->